Bau tidak sedap dari saluran pembuangan rumah tentu mengganggu kenyamanan penghuni. Selain membuat ruangan terasa kurang nyaman, bau dari saluran pembuangan juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem drainase, seperti penumpukan kotoran, sisa makanan, atau saluran yang tersumbat.
Mengetahui penyebab bau dari saluran pembuangan rumah penting agar masalah dapat ditangani dengan tepat. Jika dibiarkan terlalu lama, saluran yang bermasalah bahkan dapat menyebabkan aliran air menjadi lambat hingga tersumbat sepenuhnya.
Lantas, apa saja penyebab saluran pembuangan rumah mengeluarkan bau? Simak penjelasan dan cara mengatasinya berikut ini.
Penyebab Bau dari Saluran Pembuangan Rumah
Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan saluran pembuangan mengeluarkan bau tidak sedap. Berikut beberapa penyebab yang paling umum.
1. Sisa Makanan Menumpuk di Saluran
Saluran pembuangan dapur sering menjadi tempat masuknya sisa makanan, minyak, dan lemak. Jika tidak dibersihkan secara rutin, material tersebut dapat menempel pada dinding pipa dan mengalami pembusukan.
Proses pembusukan inilah yang kemudian menimbulkan bau tidak sedap. Semakin banyak sisa makanan yang menumpuk, biasanya semakin kuat pula bau yang muncul dari saluran pembuangan.
2. Lemak dan Minyak Menempel pada Pipa
Minyak goreng dan lemak merupakan salah satu penyebab saluran pembuangan mudah bermasalah. Ketika masuk ke dalam pipa, minyak dapat menempel pada permukaan bagian dalam dan menangkap kotoran lainnya.
Lama-kelamaan, endapan tersebut dapat mempersempit aliran air sekaligus menghasilkan bau yang kurang sedap. Karena itu, sebaiknya minyak bekas tidak langsung dibuang ke wastafel.
3. Saluran Pembuangan Tersumbat
Penyumbatan juga menjadi salah satu penyebab bau dari saluran pembuangan rumah yang sering terjadi. Sumbatan dapat berasal dari rambut, sabun, tisu, sisa makanan, lumpur, maupun benda lain yang masuk ke saluran.
Ketika air dan kotoran tidak dapat mengalir dengan baik, material organik akan tertahan di dalam pipa. Kondisi tersebut dapat memicu munculnya bau busuk.
4. Pipa Jarang Dibersihkan
Meskipun air masih dapat mengalir dengan lancar, bagian dalam saluran pembuangan tetap dapat mengalami penumpukan kotoran.
Jika saluran tidak pernah dibersihkan, lapisan kotoran, lendir, bakteri, dan sisa material lainnya dapat menumpuk. Akibatnya, bau tidak sedap dapat muncul secara perlahan.
5. Air pada Perangkap Saluran Mengering
Beberapa saluran pembuangan memiliki perangkap air atau water trap yang berfungsi menahan air sehingga gas dan bau dari sistem pembuangan tidak masuk ke dalam rumah.
Jika perangkap tersebut mengering, tidak ada lagi penghalang antara bagian dalam saluran dan ruangan. Akibatnya, bau dari saluran pembuangan dapat masuk ke rumah.
Kondisi ini dapat terjadi pada saluran yang jarang digunakan, misalnya saluran pembuangan di kamar mandi atau area tertentu yang jarang dialiri air.
6. Masalah pada Sistem Pembuangan
Bau yang sangat kuat dan terus-menerus juga bisa disebabkan oleh masalah pada sistem pembuangan rumah. Misalnya, sambungan pipa yang tidak rapat, kerusakan pipa, atau sistem ventilasi saluran yang tidak bekerja dengan baik.
Jika bau berasal dari beberapa titik sekaligus dan tidak hilang setelah saluran dibersihkan, pemeriksaan lebih lanjut mungkin diperlukan.
Cara Mengatasi Bau dari Saluran Pembuangan Rumah
Setelah mengetahui penyebabnya, langkah berikutnya adalah mengatasi sumber masalah. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan.
1. Bersihkan Saluran Secara Rutin
Membersihkan saluran pembuangan secara berkala dapat membantu mencegah penumpukan kotoran. Untuk saluran wastafel, bagian saringan dapat dilepas dan dibersihkan dari rambut, sisa makanan, atau kotoran lainnya.
Pembersihan sederhana secara rutin dapat mengurangi risiko saluran tersumbat sekaligus mencegah munculnya bau.
2. Siram Saluran dengan Air
Untuk saluran yang masih mengalir dengan baik, air dapat digunakan untuk membantu membawa kotoran ringan keluar dari pipa.
Gunakan air secukupnya dan lakukan secara berkala, terutama pada saluran yang jarang digunakan. Pastikan metode ini sesuai dengan kondisi dan jenis instalasi pipa di rumah.
3. Gunakan Pembersih Saluran yang Sesuai
Pembersih saluran dapat digunakan untuk membantu mengatasi penumpukan kotoran tertentu. Namun, penggunaannya harus mengikuti petunjuk pada kemasan.
Hindari mencampurkan beberapa jenis bahan kimia pembersih karena dapat menghasilkan reaksi berbahaya. Jika tidak yakin dengan jenis pembersih yang sesuai, lebih baik gunakan metode mekanis atau minta bantuan tenaga profesional.
4. Jangan Membuang Minyak dan Sisa Makanan ke Wastafel
Pencegahan merupakan salah satu cara terbaik untuk menjaga saluran pembuangan tetap bersih.
Hindari membuang minyak goreng, ampas makanan, tulang, tisu, dan benda padat lainnya ke saluran pembuangan. Gunakan tempat sampah atau wadah khusus untuk menampung limbah tersebut.
5. Pastikan Perangkap Air Tidak Kering
Untuk saluran yang jarang digunakan, alirkan air secara berkala agar perangkap air tetap terisi.
Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi kemungkinan gas dan bau dari sistem pembuangan masuk ke dalam rumah.
6. Periksa Kondisi Pipa
Jika bau tetap muncul meskipun saluran sudah dibersihkan, periksa kemungkinan adanya kebocoran atau kerusakan pada pipa.
Sambungan yang longgar, pipa retak, atau masalah pada sistem ventilasi dapat membuat bau dari saluran pembuangan masuk ke ruangan.
Untuk masalah yang sulit ditemukan sumbernya, pemeriksaan oleh teknisi atau jasa saluran mampet dapat menjadi pilihan.
Cara Mencegah Saluran Pembuangan Rumah Bau
Selain mengatasi masalah setelah bau muncul, Anda juga dapat melakukan beberapa langkah pencegahan, antara lain:
Bersihkan saringan wastafel secara rutin.
Jangan membuang minyak dan lemak langsung ke saluran.
Buang sisa makanan ke tempat sampah.
Hindari memasukkan benda padat ke saluran pembuangan.
Bersihkan saluran kamar mandi secara berkala.
Pastikan perangkap air pada saluran tetap berfungsi.
Perhatikan perubahan aliran air, seperti menjadi lebih lambat dari biasanya.
Segera periksa saluran jika muncul bau yang terus-menerus.
Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga saluran pembuangan tetap bersih dan mengurangi risiko penyumbatan.
Kapan Harus Memanggil Jasa Profesional?
Tidak semua masalah saluran pembuangan dapat diselesaikan dengan pembersihan sederhana. Anda sebaiknya mempertimbangkan bantuan profesional apabila:
Bau tidak hilang setelah saluran dibersihkan.
Air mengalir sangat lambat atau tidak mengalir sama sekali.
Bau muncul dari beberapa saluran sekaligus.
Saluran sering tersumbat berulang kali.
Terdapat suara atau gelembung udara dari saluran.
Diduga terdapat pipa bocor atau rusak.
Bau sangat kuat dan muncul terus-menerus di dalam rumah.
Pemeriksaan profesional dapat membantu menemukan sumber masalah yang tidak terlihat dari bagian luar.
Kesimpulan
Penyebab bau dari saluran pembuangan rumah dapat berasal dari berbagai hal, mulai dari sisa makanan, minyak dan lemak, penumpukan kotoran, saluran tersumbat, hingga masalah pada perangkap air dan sistem perpipaan.
Untuk mengatasinya, saluran perlu dibersihkan secara rutin dan digunakan dengan benar. Hindari membuang minyak, sisa makanan, dan benda padat ke saluran pembuangan. Jika bau terus muncul atau disertai masalah aliran air, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dengan perawatan yang tepat, saluran pembuangan rumah dapat tetap bersih, berfungsi dengan baik, dan bebas dari bau tidak sedap.